Langsung ke konten utama

keresahan

Hidupku serasa terpojokkan belakangan ini, disaat orang lain lain terasa sangat sukses dan bergembira aku merasa sangat terpojokkan dalam hidup ini. seiring berjalannya waktu banyak sekali temamn yang kian lama kian menghilang dan sudah melupakan aku dan pada awalnya memang berasa sangat kaget dan tidak bisa menerima ini semua akan tetapi seiring berjalannya waktu aku rasa memang sudah menjadi kepastian untuk menjadi sendiri dan mencari suatu circle yang baru lagi walaupun aku jujur itu terasa sangat sulit. untuk saat ini tidak ada teman pun tak menjadi masalah, aku merasa bebas dengan diriku yang kian mengembara ini. hidup memang terkadang semunafik itu. tapi lambat laun aku sudah bisa menerimanya mengapa harus seperti sekarang mungkin adalah sebuah proses menjadi seorang yang lebih dewasa dan bisa menemukan jati diri yang sebenarnya. iya aku sudah sangat merelakan jikalau teman-temanku berangsur melupakanku lagipula aku bukan sosok yang harus diingat oleh mereka, bahkan saat mereka suskes, aku pun tidak tahu aku bisa sukses atau tidak dengan kondisi mental ku yang seperti ini dan tidak ada yangbisa mendengarkan ceritaku maka dari itu aku hanya bisa menshare semua cerita ini di dunia maya entah siapa yang melihatnya aku tidak peduli juga kok. jujur aku lelah dengan semua kepalsuan ini, apa aku harus menjadi seorang yang anti sosial dan tidak peduli akan tetapi aku rasa itu sangat membosankan dan membuat banyak orang kebingungan dengan sikap yang ku ambil.aku nggak mau lagi berekspektasi berlebihan tentang diriku aku rasa aku memang orang yang biasa seorang yang terbiasa di bully, dihina ataupun direndahkan. masa-masa aku dipuji rasanya sudah berakhir. aku bisa menerima itu semua sekarang, memang hidup sangat pahit. akan tetapi kata sesorang yang aku kenal ya masalah itu dihadapi bukan di hindari atau semuanya di selesaikan. akan tetapi diterima bentuk nyatanya. maaf jika tulisanku agak ngga berbobot, kalian boleh kok ngga membacanya aku menceritakan ini semua karena aku merasa kesepian dan butuh tangapan. kuat tapi rapuh. lelah mungkin hanya itu saja yang bisa kau tuliskan di sisni. bahkan terkadang rasa resahku pun tak ada yang perduli cuman aku sudah biasa aja. udah biasa menghadapi kehidupan yang begitu keras selamat tinggal teman-teman lama

Komentar

Posting Komentar